http://radjakicau.blogspot.com/2014/05/referensi-kandang-burung-anis-merah.html


http://radjakicau.blogspot.com/2014/05/referensi-kandang-burung-kacer-2014.html

http://radjakicau.blogspot.com/2014/05/referensi-kandang-burung-murai.html


http://radjakicau.blogspot.com/2014/05/referensi-kandang-burung-murai.html

http://radjakicau.blogspot.com/2014/05/referensi-kandang-burung-anis-merah.html


http://radjakicau.blogspot.com/2014/05/referensi-kandang-burung-kacer-2014.html

http://radjakicau.blogspot.com/2014/05/referensi-kandang-burung-anis-merah.html

http://radjakicau.blogspot.com/2014/05/referensi-kandang-burung-murai.html

http://radjakicau.blogspot.com/2014/05/referensi-kandang-burung-kacer-2014.html


Kandang adalah bangunan di mana hewan ternak dipelihara. Kandang seringkali dikategorikan menurut jumlah hewan yang menempatinya; ada yang hanya berupa satu bangunan satu hewan, satu bangunan banyak hewan namun terpisah sekat, dan satu bangunan diisi banyak hewan tanpa sekat.

Kandang merupakan istilah umum dalam bahasa Indonesia, sedangkan bahasa Inggris memiliki banyak istilah yang seringkali dibedakan menurut jenis hewan yang dipelihara dan cara pemeliharaannya.
 Kandang adalah bangunan di mana hewan ternak dipelihara. Kandang seringkali dikategorikan menurut jumlah hewan yang menempatinya; ada yang hanya berupa satu bangunan satu hewan, satu bangunan banyak hewan namun terpisah sekat, dan satu bangunan diisi banyak hewan tanpa sekat.

Kandang merupakan istilah umum dalam bahasa Indonesia, sedangkan bahasa Inggris memiliki banyak istilah yang seringkali dibedakan menurut jenis hewan yang dipelihara dan cara pemeliharaannya.

Anis merah atau punglor merah atau punglor cacing, yang sering juga disebut anis bata atau punglor bata (Zoothera citrina) tak pelak lagi merupakan burung yang sangat populer di antara para penghobi kicauan.

Dengan gaya telernya, anis merah mampu memberi pesona dan daya pikat tinggi.

Habitat
Anis Merah tidak hanya dapat ditemukan di Indonesia, tetapi juga di banyak negara lain, seperti Bangladesh, Bhutan, Cambodia, China, India, Laos, Malaysia, Myanmar, Nepal, Pakistan, SriLanka, Thailand, dan Vietnam. Jumlah Anis Merah di seluruh tempat hidupnya diperkirakan tidak mengalami penurunan lebih dari 30% dalam 10 tahun terakhir, sehingga salah satu lembaga pelestari burung internasional (Birdlife international) masih merekomendasikan burung ini dicatat dengan status belum terancam punah (Least Concern) pada daftar burung-burung terancam punah di seluruh dunia (IUCN Red List) tahun 2008.

"Kandang Anis"





"Anis Merah"

Kandang adalah bangunan di mana hewan ternak dipelihara. Kandang seringkali dikategorikan menurut jumlah hewan yang menempatinya; ada yang hanya berupa satu bangunan satu hewan, satu bangunan banyak hewan namun terpisah sekat, dan satu bangunan diisi banyak hewan tanpa sekat.

Kandang merupakan istilah umum dalam bahasa Indonesia, sedangkan bahasa Inggris memiliki banyak istilah yang seringkali dibedakan menurut jenis hewan yang dipelihara dan cara pemeliharaannya.

Burung kacer jawa nama ilmiahnya adalah Copsychus sechellarum sedangkan kacer poci adalah Copsychus saularis.

Perbedaan keduanya yang menyolok hanyalah pada warna bulu hitam-putih. Copsychus sechellarum atau kacer jawa berbulu hitam semua di bagian dada sampai dekat kloaka, sementara Copsychus saularis ataui kacer poci warna hitam hanya sampai dada dan ke bawah hingga kloaka berwarna putih. Sementara itu burung yang sangat mirip dengan kacer poci atau kacer sumatra adalah kacer madagaskar

"Kandang"


"Kacer"

 Kandang adalah bangunan di mana hewan ternak dipelihara. Kandang seringkali dikategorikan menurut jumlah hewan yang menempatinya; ada yang hanya berupa satu bangunan satu hewan, satu bangunan banyak hewan namun terpisah sekat, dan satu bangunan diisi banyak hewan tanpa sekat.

Kandang merupakan istilah umum dalam bahasa Indonesia, sedangkan bahasa Inggris memiliki banyak istilah yang seringkali dibedakan menurut jenis hewan yang dipelihara dan cara pemeliharaannya.

Burung murai batu (Copychus malabaricus) adalah anggota keluarga Turdidae. Burung keluarga Turdidae dikenal memiliki kemampuan berkicau yang baik dengan suara merdu, bermelodi, dan sangat bervariasi. Ketenaran burung murai batu bukan hanya sekedar dari suaranya yang merdu, namum juga gaya bertarungnya yang sangat aktraktif.

http://radjakicau.blogspot.com/2014/05/perawatan-murai-batu-juara.html


"Murai"  



"Glatik"
Burung Gelatik wingko kini makin banyak diburu, seiring mulai ramainya kontes burung yang melombakan jenis burung tersebut.

Salah satu hal yang membuat burung ini makin popular adalah perawatan yang relatif mudah, sifatnya yang cepat beradaptasi dengan lingkungan baru, serta suaranya yang kerap dijadikan master bagi burung-burung berkicau lainnya.

Om Duto pernah membuat rekaman suara gelatik wingko yang menarik di sini. Dalam posting kali ini, saya sekadar menambahkan beberapa suara gelatik wingko lainnya, sehingga Anda punya banyak pilihan untuk menggunakannya sebagai master.

Selain bisa dijadikan media pemasteran bagi burung lain, Anda juga bisa memelihara gelatik wingko sebagai burung kelangenan di rumah. Bagi Pecinta Burung yang dulu pernah hidup di desa, dan kini sukses di perkotaan,gelatik wingko bisa menjadi sarana bernostalgia ketika burung-burung ini kerap menyambangi kebun sekitar rumah .
Perbedaan Jantan dan Betina



Membedakan burung gelatik jantan dan betina ketika masih muda memang agak sulit, karena keduanya memiliki kemiripan satu sama lainnya (monomorfik). Tetapi jika sudah dewasa, kita bisa membedakannya dari garis hitam di dada yang menuju perutnya.

Dalam hal ini, burung jantan memiliki garis hitam yang  terlihat lebih tebal serta menyambung hingga daerah sekitar kloaka atau pangkal ekor. Sedangkan pada betina, garis hitam terlihat lebih tipis, dengan beberapa bagian yang terputus-putus hingga perutnya.
Perawatan gelatik wingko

Perawatan gelatik wingko bisa dibilang hampir sama dengan merawat burung sekelas ciblek atau prenjak. Sebab, meski menyandang nama gelatik, burung ini bukan termasuk anggota famili gelatik pemakan biji-bijian sebagaimana gelatik jawa (Padda oryzivora).

Di berbagai website dalam negeri, banyak sekali kerancuan dalam membedakan gelatik jawa, gelatik silver, gelatik batu, dan gelatik wingko. Gelatik silver merupakan salah satu hasil mutasi warna dari gelatik jawa, yang sudah popular di Inggris, dan dikenal dengan nama java sparrow.

Harus diakui, gelatik jawa justru banyak dipelihara di Inggris daripada di kampung halamannya sendiri: Jawa. Selain gelatik silver, mereka berhasil menghasilkan berbagai mutasi gelatik jawa lainnya.

Nah, gelatik wingko dan gelatik batu (great tit) termasuk dalam genus Parus. Kalau gelatik batu memiliki nama ilmiah Parus major, maka gelatik wingko memiliki nama ilmiah Parus major minor. Apa artinya? Itu berarti gelatik wingko merupakan salah satu subspesies gelatik batu.

Secara keseluruhan, gelatik batu terdiri atas 34 subspesies. Jadi, jangan bingung atau keliru lagi dalam membedakan keempat jenis gelatik di atas ya?

Makanan utama gelatik wingko di alam bebas adalah serangga kecil. Kalau sudah dipelihara manusia, makanan utamanya berupa voer untuk burung. Serangga tetap wajib diberikan setiap harinya, bisa berupa jangkrik kecil (sudah dipotong kaki dan kepalanya), ulat hongkong, atau ulat kandang.

Sebagai tambahan protein nabati, Anda bisa memberikan kacang tanah yang sudah ditumbuk halus, kemudian disajikan kepada burung dalam wadah terpisah. Berikan air minum yang bersih dan matang, dan jangan lupa tambahkan beberapa tetes BirdVit untuk memastikan agar burung Anda tetap lincah dan atraktif.

"Murai Batu"
Saya hanya ingin berbagi cara-cara perawatan Burung mura, karena banyak teman-teman yang meminta saya untuk memberikan tips perawatan Burung murai batu.

Sebenarnya cara perawatan murai batu ini hampir sama saja dengan perawatan burung-burung yang lainnya, yang pasti kita harus tau dulu karakter burung tersebut, mental matang, gamapang galak atau justru susah fight/galak dilapangan, setelah tau barulah kita dapat mengontrol karakternya tsb melalui makanan dan suplay makanan tambahan.

Cara perawatan yang akan saya berikan kepada penggemar burung ini khusus untuk burung-burung yang sudah bermental matang artinya tidak terlalu galak ataupun tidak terlalu loyo.

Perawatan Harian

1.Pagi sekitar jam 6.00 krodong burung di buka ditempat teduh
2. lalu berikan 2-3 ekor jangkrik
3. berikan 1 sendok makan kroto yg sudah dibersihkan
4. jemur 1-2 jam (tergantung kesenangannya) krn ada jg murai yg tidak mau dijemur terlalu lama, cukup 0.5 jam saja.
5. setelah selesai dianginkan 20 mnt lalu ditutup, simpan ditempat teduh dan dikelilingi burung isian
6. sore sekitar jam 3 sore buka krodong lalu mandikan di kerambah
7. setelah selesai beri jangkrik kembali 2-3 ekor setelah itu tutup kmbali
8. gantung burung ditempat yg tenang dan jangan terlalu terang sehingga burung dapat ber istirahat dengan tnang.

Catatan : Untuk yg gemar memberikan Vitamin sebaiknya cukup diberikan 2x seminggu, jangan terlalu sering memberikan vitamin, murai termasuk burng yang sensitif terhadap bau yg berlebihan…kalau terlalu sering dan terlalu banyak memberi vit, bisa2 murai jd tidak mau minum sehingga burung jd serak.

Perawatan 1 Minggu sebelum lomba

Untuk perawatan seminggu sebelum lomba yang biasa saya lakukan adalah

1. Dari senin s/d rabu burung dirawat seperti rawatan harian diatas.
2. Mulai kamis porsi jangkrik dinaikan yg tadinya 2-3pg jd 5pg dan 7 sore ttl 15
sedangkan perawatan lainnya sama dengan hari biasa.
3. jum’at porsi jangkrik dinaikan menjadi 8 pagi dan 8 sore, tambah 3 ekor ulat hongkong dan perawatan lainnya sama dengan hari biasa.
4. Sabtu porsi jangkrik dinaikan lagi 15 pg, 10 sore, tambah 5 ekor ulat hongkong + kroto 2 sendok makan pg hari saja dan khusus pada hari sabtu ini burung tidak dijemur dan tidak dimandikan pada sore harinya, jadi burung dikrodong seharian ditempat yang teduh setelah diberikan kroto, jangkrik, ulat hongkong.
5. Pada hari minggu pagi burung diberi jangkrik 10 ekor, ulat hongkong 5 ekor dan kroto 2 sendok makan, burung tetap jangan dimandikan dan usahakan pada saat menunggu untuk dilombakan disimpan ditempat yang jauh dr lapangan lomba dan burung murai lainnya. sehingga diharapkan pada saat krodong dibuka dilapangan lomba burung dapat keluar nafsunya dan tenaganya masih full untuk menandingi lawan2nya.
6. Jika akan diturunkan pada babak berikutnya burung kalau bisa jangan dimandikan, beri jangkrik 5 ekor, ulat hongkong 3 ekor dan simpan ditempat yg jauh.

Ingat murai merupakan burung dengan type fighter yg tinggi, sehingga dibutuhkan kondisi yang benar-benar prima pada saat dilombakan selain mental jawaranya.

Perawatan setelah lomba

Untuk menghindari burung Murai tidak menjadi galak setelah dilombakan, usahakan pulang dari lapangan lomba murai batu dimandikan dan jangan diberikan jangkrik kembali, perawatan berikutnya dapat dikembalikan kepada cara perawatan harian sebelumnya.

Sekali lagi cara perawatan diatas adalah cara perawatan yang biasa saya gunakan sebelum lomba dan ini hanya cocok untuk burung2 yang sudah memiliki mental yg bagus, jika burung agan-agan galak atau malah kurang bergairah bisa disesuaikan dari cara pemberian makanan tambahan, terutama jangkrik dan ulat hongkongnya. Jika burung galak jangan pernah memberi ulat hongkong sebelum lomba dan jumlah jangkrik bisa dikurangi baik harian maupun seminggu sebelum lomba. Sedangkan bila burung Agan-agan kurang bergairah bisa ditambah jumlah jangkrik yg diberikan baik harian maupun satu minggu sebelum lomba, saya sarankan jumlah ulat hongkong yang diberikan jangan terlalu berlebihan karena takut menimbulkan efek samping spt rontok bulu atau galak.


Perawatan Pada Saat Mabung

Banyak sekali pemain murai batu, baik yang pemula maupun yang sudah top terjebak pada saat mengkondisikan MB jawaranya setelah mabung, hal ini dikarenakan karena keinginannya untuk segera melombakan kembali burung jawaranya. Ada beberapa hal yang harus benar-benar diperhatikan oleh Om-om pada saat merawat murai waktu mabung dan jangan pernah melanggarnya.

a. Pada saat mau Mabung.
1. Rawatlah murai anda yg sedang mabung dengan baik dan selalu bersihkan kandangnya tiap hari.
2. Jika awal burung mau mabung coba kurangi porsi jangkriknya dr 5 menjadi 2 pg dan sore sedangkan porsi krotonya tambah menjadi 3 sendok makan/hari. Selama mulai rontok bulu burung tidak perlu dijemur.
3. kurangi waktu mandinya dr tiap hari menjadi 2-3 hari sekali, tp kandang tetap dibersihkan tiap hari.
4. rubah waktu madinya menjadi antara jam 12-jam 1 siang, setelah mandi langsung krodong dalam kondisi bulu basah dan jangan diangin2.
5. Beri larutan Growvit di air minumnya sekucupnya(jangan terlalu banyak cukup seujung pentul korek api untuk tiap cangkir minum burung), 2 hari sekali, baik untuk mempercepat perontokan dan pertumbuhan bulu
Jauhkan dari burung murai lain kalau bisa cukup 1 burung MB 1 rumah

b. Perawatan Pada Saat Tumbuh bulu
1. Pada saat semua bulu, baik kepala, badan, sayap maupun ekor sudah jatuh maka kembalikan porsi rawatan kepada porsi rawatan harian seperti biasa baik makanan maupun pola mandinya. Ingat jangan pernah menjemur burung yg sedang tumbuh bulu sampai semua bulunya terutama ekor dan sayap selesai masa pertumbuhannya (full) karena ini akan menghentikan pertumbuhan bulu terutama ekor dan membuat bulu akan cepat tua.
2. Selama pertumbuhan bulu berikan Growvit pd minumannya dg komposisi diatas 2 hari sekali dan campur air madi dg obat mandi yg ada di pasaran.
3. Burung harus trus dikrodong setelah diberikan makanan dan dibersihkan kandangnya baik sebelum atau setelah mandi ditempat yang teduh dan berikan burung isian disekelilingnya.
4. Setelah bulu ekor dan sayap tumbuh maksimal mulailah dilakukan secara bertahap :.
minggu ke 1 dijemur selama 1/2 jam
minggu ke 2 dijemur selama 3/4 jam
minggu ke 3 dan ke 4 selama 1 jam
minggu ke 5 dan ke 6 selama 1.5 jam
minggu ke 7 dan ke 8 selama 2 jam

Ingat dan jangan pernah melanggar atau anda akan menyesal :
Jangan pernah mengadukan MB jawara Om-om sebelum 2 bulan penjemuran minimal, saya jamin kalau MB anda Jawara dan anda adu sebelum 2 bulan pasti burung anda akan juara, tp pd minggu-minggu berikutnya MB anda kan galak dan makin susah untuk mencapai performa seperti sebelum mabung, sampai burung tersebut mabung kembali. Hal ini sudah terbukti dan dirasakan oleh pemain2 murai Top yang saya kenal, mereka selalu terjebak oleh keinginan untuk segera melombakan burung MB jawaranya karena masalah gengsi.

Setelah selesai penjemuran selama 2 bulan cobalah MB anda dilatihan kecil terlebih dahulu antara 15-20 burung agar burung anda tidajk terlalu kaget, dan biasakanlah melombakan burung anda 2 minggu sekali agar burung MB anda dapat selalu tampil prima.

Semoga tips ini dapat cocok dengan MB Agan-agan semua, dan mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua.

Makanan Tambahan Untuk Burung Berkicau

- Jangkrik

Jangkrik merupakan hewan serangga yang mempunyai kandungan protein yang sangat tinggi dari pada serangga yang lain. Selain protein, jangkrik juga mengandung beberapa asam amino baik asam amino 3 dan asam amino 6. Selain itu, juga terdapat enzim dan mineral lainya yang kesemuanya itu digunakan sebagi bahan baku untuk berbagai bidang, karena itu kicau mania beranggapan bahwa jangkrik dapat meningkatkan power, jadi jangkrik mutlak diberikan. mengenai porsi bisa diberikan 2-3 ekor pagi dan sore tapi itu tergantung masing-masing burung pada intinya bagaimana burung mampu bekerja secara maksimal dengan porsi jangkring yang pas.

- Kroto

Kroto adalah telur dari semut rang-rang (Oecophylla smaragdina) yang banyak digemari oleh burung-burung pemakan serangga, para kicau mania memberi kroto yang kaya protein dan vitamin untuk burung peliharaannya, demi kepuasan mereka mendengarkan kicauan burung yang merdu, atau waktu mereka menyiapkan burung-burungnya untuk mengikuti lomba. Kroto diberikan agar burung menjadi lebih sehat sehingga rajin bunyi, karena kroto mengandung protein tinggi yang relatif mudah dicerna sehingga sebagian besar kicau mania merekomendasikan pemberian kroto walaupun dengan porsi yang berbeda-beda. secara umum kroto diberikan hanya 1 sendok bisa pagi atau sore, bisa tiap hari atau dua hari sekali, ada juga yang pemberian kroto hanya dilakukan menjelang turun lomba saja.

- Cacing

Cacing tanah merupakan salah satu jawaban di dalam mengatasi kelangkaan masalah protein hewani untuk unggas. Kandungan protein cacing dari hasil penelitian menunjukkan cacing tanah mempunyai kandungan protein cukup tinggi, yaitu sekitar 72%, yang dapat dikategorikan sebagai protein murni.
Dihabitat aslinya anis merah, anis kembang suka makan cacing sehingga pemberian extra fooding berupa cacing banyak dilakukan oleh para merah mania, menurut sebagian besar merah merah mania cacing bisa bikin anis merah betah teler (tancep). mengenai porsi antar merah mania berbeda tergantung kebiasaan, ada yang memberikan extra fooding cacing hanya sesaat menjelang naik gantangan dan ada juga yang menjadikan cacing sebagai menu utama harian.

- Ulat Hongkong

Ulat hongkong (Tenebrio mollitor) termasuk salah satu jenis pakan yang digemari burung. Berbagai jenis burung sangat menggemarinya. Ulat Hongkong banyak digunakan oleh kicau mania sebagai pendongkrak stamina agar burung jagoan lebih fight dalam bertarung di atas gantangan, kebanyakan kicau mania menggunakan ulat hongkong hanya saat menjelang turung lomba atau sesaat sebelum naik gantangan, tetapi ada juga yang menjadikan ulat hongkong sebagai menu harian, semua tergantung dari kebiasaan.

- Ulat Bambu (Ulat Bumbung)

Ulat bambu (Erionota thrax) biasanya dijual dalam kemasan bumbung bambu. Berbeda dengan ulat hongkong, ulat ini mempunyai kulit yang lebih tipis dan lunak sehingga kandungan kitin di dalamnya juga lebih sedikit. Dengan kondisi tubuhnya seperti ini maka ulat ini mempunyai nilai gizi yang lebih baik untuk burung, terutama untuk anak-anak burung, yang sistem pencernaannya tergolong masih peka. Ulat Bambu banyak digunakan oleh kicau mania sebagai pendongkrak stamina agar burung jagoan lebih fight dalam bertarung di atas gantangan, kebanyakan kicau mania menggunakan ulat bambu hanya saat menjelang turung lomba atau sesaat sebelum naik gantangan, tetapi ada juga yang menjadikan ulat bambu sebagai menu harian, semua tergantung dari kebiasaan.

"Ciblek"
Cara bikin burung ciblek cepat gacor? Kuncinya ada di perawatan serta juga yang tidak kalah penting yaitu mental dari si burung itu sendiri. Layaknya kita ketahui ciblek yang telah kita kenal ada dua jenis type yakni ciblek dada putih serta ciblek dada putih kekuningan. Dari ke-2 type ciblek tersebut ada perbedaan ciri-ciri dari keduanya. Burung ciblek dada putih contohnya, bila telah kalah bertarung umumnya burung ini dapat lebih lama sembuhnya dibanding dengan burung ciblek dada kuning atau putih kekuningan.

Ciblek atau bhs latinnya prinia famillia ini yaitu burung kecil yang lebih kurang tahun 80 - 90an ada banyak bercengkrama di lebih kurang halaman tempat tinggal kita. Nada khasnya sebagaikan burung ini digandrungi oleh beberapa kicaumania di seluruh indonesia serta jadikan burung ini jadi naik daun serta berangsur-angsur mulai jarang tampak di alam bebas. Penangkapan yang terlalu berlebih jadi di antara karena menghilangnya burung ciblek di pekarangan maupun di kebun-kebun.

Ciblek jantan serta betina dapat dibedakan dari warna paruh sisi bawahnya. Untuk ciblek jantan dewasa warna paruh semuanya yaitu berwarna hitam namun untuk jantan muda warna paruh sisi bawahnya berwarna putih kepucatan dengan sedikit warna hitam di ujung paruhnya, namun untuk ciblek betina warna paruh sisi bawahnya berwarna putih.

Variasi nada burung ciblek umumnya seirama serta diperdengarkan dengan tempo tinggi ( ngotot ) serta terus-terusan, hingga enak didengar. Sebagian ciblek sudah bisa di master dengan nada burung lain. Arti nada tembakan, nada ngebren yaitu arti yang biasa dipakai oleh pengagum burung ini untuk menggambarkan nada burung ciblek yang tengah berkicau. Nada tembakan yaitu nada burung waktu memperdengarkan nada kerasnya dengan satu-persatu dengan tempo suara yang tidak demikian rapat. Ngebren yaitu nada ciblek yang diperdengarkan dengan tempo tinggi/rapat serta keras. Terasa jarang kita jumpai burung ciblek yang bersuara ”setengah hati”. Variasi nada burung ini dapat bergantung pada kecerdasan burung saat menangkap serta merekam nada burung lain di sekelilingnya.

Tidak saja untuk dipertandingkan, burung ciblek juga dikenal sebagai burung ”master” yang baik, terutama untuk burung kenari, branjangan, cucak hijau serta yang lain.

Perawatan harian burung ciblek
  •     makanan utama yang harus disediakan untuk ciblek tiap-tiap harinya yaitu : 
  •    Jangkrik kecil ( atau jangkrik dewasa sesudah di potong kepala, kaki serta sayapnya )
  •     Ulat ( dapat ulat kandang / ulat hongkong )
  •     Kroto
  •     Voer lembut ( banyak kicaumania yang memberikan susu bubuk kedalam voernya )

Perawatan harian untuk ciblek dewasa
  1.     Perawatan harian dapat diawali dengan pemberian jangkrik kecil 3 ekor pagi / sore
  2.  ulat ( untuk UH sebelum saat diberikan baiknya kepala ulat dipotong dulu, serta semakin bagus lagi bila diberikan UH yang tetap berwarna putih / ubah kulit ) sejumlah 3 ekor p/s
  3.  kroto baiknya minimal 2 kali 1 minggu atau 3 kali 1 minggu.
  4. Voer diberikan voer lembut serta digabung dengan susu bubuk.
  5.  Penjemuran minimal 2 s/d 3 jam tiap-tiap hari.
  6. Pada saat menggantung burung ini upayakan berjauhan dari burung sejenis atau burung predator lainnnya layaknya toed/cendet/pentet.
  7. Dekatkan dengan burung betina / burung muda optimal 2 kali 1 minggu sepanjang - 2 jam, untuk mengasah mentalnya.

Sebenarnya kunci dari pada perawatan harian burung yaitu bergantung dari setelan harian yang kita lakukan untuk burung kicauan kita, serta sesudah itulah yang jadikan sebagai patokan dari perawatan burung tiap-tiap harinya. Coba kerjakan pergantian perawatan layaknya jumlah jangkrik/ulat yang didapatkan tiap-tiap harinya lantas amati perubahan burung tersebut apakah burung tersebut makin agresif, rajin berkicau atau jadi jadi malas berkicau, cari setelan yang menurut anda yaitu setelan yang pas diaplikasikan pada burung anda tiap-tiap harinya. Umumnya sesudah anda mendapatkan setelan yang cocok untuk burung anda maka burung lalu dapat lebih optimal serta tentulah perihal ini yang amat diinginkan oleh kicauan mania, mempunyai burung yang gacor di tempat tinggal maupun di arena kontes.

"Kacer"
Mungkin para pecinta burung kicu mengalami masalah terhadap burung kesayangganya,
burung kacer sobat sangat giras atau takut pada manusia. Memang problem seperti ini sering sekali dapat berakibat pada burung kacer menjadi lebih sukar berbunyi atau gacor.

Bila burung kacer sobat jinak, tentu kacer dapat rajin berbunyi lantas hukumnya harus bagi sobat yang punya kacer giras segera ubah burung sobat supaya jinak, atau tidak takut pada mahluk hidup di sekelilingnya terlebih manusia.
Berikut adalah cara mudah menjinakkan burung kacer agar lebih cepat gacor:

1. Gantung burung kacer sobat di area tinggi di area ramai atau yang biasa dilalulalangi bagian keluarga. Janganlah justru digantung di area tersembunyi dikarenakan sobat takut burung kelabakan. Lakukan itu sepanjang lebih kurang sepekan. Sesudah itu, posisi agak diturunkan. Kerjakan sepanjang sepekan, turunkan lagi, sepekan mendatang turunkan lagi sampai posisi normal. Bila tempat tinggal sobat dekat jalur raya/kampung, lakukan gantung burung di halaman tempat tinggal dekat jalur namun mesti di waspadai juga lo dikarenakan kelak burung kacer sobat jadi hilang di curi orang.

 2.   Bila burung sobat memanglah liar banget serta sobat lakukan anjuran saya ini, saya jamin burung sobat akan berdarah-darah di lebih kurang paruhnya, juga bulunya rusak. Namun no masalah. Itu sistem normal yang perlu kita lewati. Luka akan kering, bulu akan tumbuh lagi.
    Biasakan memandikan burung kacer lewat cara dikaramba dengan waktu agak lama. Bila dia tidak mau mandi sendiri, semprot gunakan semprotan sampai basah kuyup. Tidak problem dia kelabakan kesana-kemari waktu disemprot. Betul-betul basah kuyup sampai menggigil kedinginan serta tidak kelabakan lagi. Biarlah dulu dia di karamba, sampai bulu agak kering. Namun bila sobat terburu-buru akan pergi, masukkan segera ke sangkar juga tidak apa-apa, serta gantung di tempatnya. Bila pernah, kerjakan “pemandian” itu pagi serta sore hari.
Jenis  Ciblek ada beberapa macam, mungkin sudah banyak para penggemar burung ciblek yang mengetahui Jenis-jenis  Ciblek. Burung ciblek sendiri memiliki beberapa jenis burung diantaranya:

1. Ciblek Pari atau sering di sebut dengan ciblek sawah:


"Ciblek Sawah"














Ciblek Sawah adalah salah satu burung yang banyak ditemukan di persawahan, Ciblek Sawah sendiri memiliki suara seperti jangkrik bila di dengarkan dari kejauhan,kadang juga terdengar seperti suara anak ayam. Ciblek Sawah cocok untuk masteran yang suaranya bermacem-macem,burung ini memiliki ekor yang turun kebawah dan panjangnya ekornya bisa sampai 1 jengkal.ciri khasnya, warnanya cenderung ke putih di bagian dada , namun tetap tidak meninggalkan warna coklat si sekitar punggung dan ekornya,

 2. Ciblek Gunung


"Ciblek Gununng"
Burung cimblek gunung ini benar-benar sangat banyak di cari oleh beberapa kicau mania dikarenakan burung ciblek gunung ini mempunyai nada yang bagus serta banyak juga variasi kicauanya, burung ini banyak tersebar di jawa umumnya banyak di dapatkan di area persawahan serta pegunungan.
Burung ini mempunyai ke unggulan di sisi suaranya karena burung ciblek gunung ini memliliki nada yang keras hingga pas untuk di buat jadi masteran, untuk burung kicau yang lain.
Banyak kicau mania kita yang senang memelihara burung ciblek gunung yang diperoleh dari para penjual burung beberapa penyuka burung kicau tentu mempunyai alasan kenapa mereka memilih burung ini yakni dengan alasan mempunyai nada yang bagus dan mental yang cukup bagus, namun semua itu bergantung perawatan serta ciri-ciri dari burungnya juga.Ciblek gunung ini banyak di jadikan sebagai ciblek kontes atau ciblek petarung kadang ada juga yang menyebut dengan nama ciblek fighter tapi karena lidah jawa menjadi ciblek fektor.karena variasi ocehannya yang bisa bermacam-macam suara. 

3. Ciblek Tambak 

"Ciblek Tambak"


Khusus jenis ciblek tambak mempunyai dua variasi warna , yang pertama adalah ciblek tambak putih dengan kombinasi warna abu-abu. warna putih pada ciblek tambak ini mulai dari leher bagian bawah hingga menuju bawah perutnya, Yang kedua adalah ciblek kuning, sebenarnya ciblek kuning ini masih ada warna putihnya namun lebih cenderung ke kuning , varuasi warna kuning ada di bagian bawah ekornya, kalo dari punggung sampai ekor putih kecoklatan. Untuk masalah ocehan dari burung ciblek tambak ini lebih ke jenis ngebremm dengan suara tembakan keras.










" Kacer"
1. Suka mbagong.
2. Mabung tidak tuntas.
3. Gampang rontok bulu.
4. Nyekukruk tidak semangat.
5. Tidak mau nagen atau nampil
di lomba.
6. Turun tangkringan.
1. Suka mbagong:
Istilah mbagong atau nguda
laut atau mbedesi menunjuk
pada perilaku kacer yang
memkarkan bulu dan menekuk
kepala seperti bentuk kuda laut
dan bersuara “cir”.berulang.
Pada dasarnya kacer mbagong
atau tidak, itu sangat
kondisional.
Hanya saja soal kacer mbagong,
memang rata-rata kacer
mbagong meski munculnya
karakter itu antara satu kacer
dengan yang lainnjya berbeda-
beda. Hal itu juga dipengaruhi
oleh kondisi fisik dan mental
kacer pada saat itu.
Rata-rata kacer yang jawara
pun pernah mbagong. Jadi,
harus ada semacam catatan
pada kacer kita, dalam kondisi
apa dan penyebab apa kacer itu
biasanya mbagong dan dalam
kondisi seperti yang tidak
mbagong jika ketemua kacer
lain. Dengan mengetahui hal
itu, kita bisa menekan
semaksimal mungkin agar kacer
tidak mbagong kalau
ditarungkan.
Dalam persoalan mbagong dan
tidak mbagong ini, bahkan saya
berani mengatakan bahwa
“tidak ada kacer yang tidak
pernah mbagong”. Artinya,
kondisi burung kacer memang
tidak bisa selalu fit, selalu
normal kondisi birahinya dan
sebagainya. Dengan demikian,
yang paling penting dilakukan
adalah menjaga agar burung
selalu dalam kondisi fit.
Agar kacer berada dalam
kondisi fit, maka asupan pakan
dengan vitamin, mineral dan
gizi lain yang seimbang harus
diperhatikan. Jika burung
terlalu banyak bagong dan sulit
pulih ke kondisi fit, berarti
burung kacer tersebut
mengalami disefisiensi mineral.
Hal yang perlu dilakukan
adalah memberikan terapi
mandi pasir.
Burung yang kekurangan
mineral manifestasinya bisa
macam-macam. Burung kacer
misalnya, mudah mbagong.
Manifestasi lainnya adalah
menunjukkan gejala rachitis
(tulang-tulang lembek, bengkok
dan abnormal); paralysa
(lumpuh) dan juga perosis
(tumit bengkak). Pada burung
yang baru menetas, bisa terjadi
gejala cacat, urat keting
(tendo), terlepas sendinya,
tercerai (luxatio); paruh
meleset, kekurangan darah,
pucat dan lemah. Dan hal yang
paling sering juga bulu burung
mudah patah sehabis mabung,
tidak berkilau alias kusam.
Untuk melalukan terapi
mandi pasir, lakukan
langkah-langkah sebagai
berikut:
1. Carilah tanah yang
bersih dan bebas
pestisida. Jika Anda tidak
bisa memastikan tanah
yang bagus dan bersih,
Anda bisa menggunakan
bubukan batu bata yang
disaring. Cari saja batu
bata yang empuk jangan
yang keras karena meski
disaring, bubukan bata
yang keras bisa juga
merusak bulu burung
seperti halnya pasir.
2. Pastikan Anda
menggunakan tanah yang
mengandung banyak
mineral. Jika Anda tidak
bisa mendapatkannya,
maka cukup Anda
mendapatkan bubukan
bata kemudian dicampur
dengan Bird Mineral
secukupnya. Bird mineral
adalah salah satu produk
kesehatan burung yang di
dalamnya terdapat
calcium, phosphor, iron
(besi), manganase, iodium,
cuprum, zinccum,
magnesium, sodium,
kalium, vitamin B12 dan
vitamin D3.
3. Isi bak karamba burung
dengan tanah yang sudah
Anda campur dengan Bird
Mineral tersebut dan
masukkan burung ke
dalamnya seperti kalau
Anda sedang memandikan
burung. Beberapa burung
akan mau melakukan kipu
atau mandi pasir,
sedangkan yang lainnya
tidak. Untuk hal ini,
memang perlu dilatih
secara telaten dan sabar.
Kalau burung Anda tidak mau
mandi pasir atau Anda tidak
telaten dan sabar melatihnya
agar mau mandi pasir, Anda
bisa saja langsung memberikan
Bird Mineral dengan cara
mencampurnya ke dalam voer
atau kroto (untuk burung yang
mau makan kroto). Yang
penting dalam hal ini adalah
memastikan burung
mendapatkan mineral yang
tepat, pas dan terukur.
Dengan membiasakan burung
mandi pasir/ tanah, maka Anda
sudah memastikan burung
kacer kita tidak kekurangan
mineral sehingga tidak mudah
drop dan mbagong, memiliki
bulu kuat, mulus, berkilau
sehabis molting atau ngurak
alias mabung; tidak terkena
rachitis (tulang-tulang lembek,
bengkok dan abnormal); bebas
paralysa (lumpuh); bebas
perosis (tumit bengkak).
2. Mabung tidak tuntas.
Pertumbuhan bulu baru lambat
sehingga tidak bisa mendesak bulu
lama. Burung perlu energi tinggi
untuk mabung, tetapi bukan dalam
bentuk karbohidrat. Penambahan
pakan masa mabung yang hanya
berupa karbohidrat, hanya
membuat burung gemuk tetapi bulu
tidak juga tumbuh. Untuk masa
pertumbuhan bulu ini diperlukan
asam amino yang mengandung
sulfur seperti metionin dan sistin.
Sumber mentionin dan sistin bisa
diperoleh pada BirdVit dan
BirdMolt.
3. Gampang mabung/rontok.
Penyebabnya antara lain (1)
Makanan mengandung lemak dan/
atau kalori tinggi sehingga
membuka pori-pori kulit; (2) Bulu
belum kuat sudah banyak diadu/
ditrek; (3) Selama masa mabung
tidak mendapat asupan nutrisi yang
baik, terutama mineral. Untuk
masalah asupan mineral, bisa
gunakan Bird Mineral selama masa
mabung atau pasca mabung (ketika
mulai terlihat tanda rontok padahal
baru saja tuntas mabung).
4. Nyekukruk tidak semangat,
biasanya dikarenakan cacingan.
Atasi dengan AscariStop.
5. Tidak mau nagen atau nampil
di lomba: Penyebabnya adakah
adanya gangguan parasit, terutama
air sac mite, yakni tungau kantung
udara yang kasat mata. Burung
sepertinya tidak kutuan, tetapi
sesungguhnya membawa tungau di
kantung udaranya. Hal ini
menyebabkan burung selalu gelisah
dan tidak bisa nampil maksimal di
arena lomba. Bisa diatasi dengan
penyemnprotan Fresh Aves
dibarengi pengolesan BirdFresh .
6. Turun tangkringan dan gelisah: Biasanya disebabkan burung masih terlalu muda dan bisa juga burung tidak fit. Pastikan rawatan harian yang bagus dan bisa gunakan produk rawatan harian BirdVit.
Di daerah sumatra masih banyak terdapat populasi burung kacer, mudah menemukan sarang Kacer, terutama dimusim kawin. Kacer sendiri memiliki beberapa jenis diantaranya'kacer hitam,kacer kembang,kacer poci,kacer ampenan. Musim kawin kacer sendiri Jatuh pada bulan maret.
"umur 5 hari"
"Umur 1 minggu"
"Umur 2 minggu"

Burung Kacer banyak membuat sarang diatas pohon yang tinggi atau pohon yang telah mati. Namun pohon pohon yang dipilih adalah pohon kelapa ataupun pohon kelapa sawit. Dalam satu sangkar burung kacer dapat menghasilkan telor 2-3 butir telor saja,Sangat sering 3 butir, lebih dari itu jarang. Dan dalam 2 atau 3 hari pasca menetas anakan kacer sudah bisa di rawat pake tangan, dan kemungkinan selamat besar.

Dalam satu sarang, rasio pejantan dan betina tidak tentu. Kadang bisa tiga-tiganya betina, 1 jantan dua betina, dan sebagainya. Jumlah kelahiran kacer jantan agak minim. Rata rata 1 ekor dalam 3 biji telor, atau tanpa jantan sama sekali. Ngak percaya? Percayalah, karna doeloe itu yang sering saya lihat. Itulah sebabnya kacer betina lebih mudah ditemukan dialam.

Tapi apakah Kacer monogami? Gak tau juga sih, tapi kayaknya kacer suka kawin sana, kawin situ. Sekarang kacer banyak di tangkarkan, tidak semuanya berasal dari alam lagi.


"Kandang Murai"
"kandang branjangan"
"kandanng Kenari"
"Kandang Knari"

Cara Ternak Burung Murai Batu

Ternak burung murai batu, sebelum  memulai beternak murai batu, hal pertama yang dipersiapkan adalah memilih indukan jantan dan betina yang berkualitas. Tentang kualitas dapat bermacam-macam alasan dan motivasi serta tujuan mengembang-biakan burung tersebut. Tetapi sebagai dasar utama pemilihan indukan berkualitas adalah dari gen indukan tersebut. Oleh karena itu dapat dipertimbangkan tujuan dan motivasi penangkaran sbb:

Cara Ternak Burung Murai Batu


"Kicau Mania Murai Batu"
1. Tujuan Untuk Kompetisi Burung Berkicau.
Cari gen indukan jantan yang punya prospek juara. Biasanya burung yang telah mendapat predikat juara disuatu perlombaan besar merupakan acuan calon indukan yang berkualitas. Walaupun acuan ini tidak mutlak dilakukan, tetapi paling tidak sudah mempunyai modal sebagai indukan yang baik, kendalanya barangkali adalah masalah harganya yang cukup tinggi.
Untuk mengatasi hal tersebut di atas, cari alternatif lain yang relatif lebih mudah. Caranya dengan mencari calon indukan yang mempunyai prospek yang baik, walaupun belum pernah juara atau diperlombakan. Umumnya indukan yang baik adalah yang bertipe suara keras, pintar menirukan suara burung lain, mempunyai tonjolan-tonjolan suara yang khas, misalnya tembakan-tembakan, ngerol dan variasi suara. Serta performa dan penampilan yang baik saat membawakan irama lagu.
Setelah menentukan indukan Jantan, langkah selanjutnya adalah mencari indukan Betina yang berkualitas. Ciri-ciri fisiknya kurang lebih sama dengan indukan Jantan. Indukan Betina juga harus dicari yang suaranya merdu dan berpostur baik, mempunyai ekor yang cukup panjang untuk ukuran murai batu betina. Burung yang akan dijodohkan sebaiknya hewan yang dari spesies yang sama. Ini jauh lebih sulit lagi, karena jarang sekali diperdagangkan indukan murai batu betina yang baik. Mayoritas pedagang menjual murai batu berjenis kelamin Jantan.

2. Tujuan Untuk Sekedar Menangkarkan Saja.
Cara ini biasanya dilakukan oleh para hobbies, karena pertimbangan melestarikan kelangsungan hidup murai batu saja. Jenis yang ditangkarkan murai batu dari spesies apa saja.
Mempersiapkan Penjodohan
Setelah dipilih calon-calon indukan yang baik, langkah pertama adalah dengan memperkenalkan suara/kicauan indukan Jantan dan indukan Betina terlebih dahulu. Caranya dengan menempatkan kedua burung tersebut dalam sangkar gantung yang terpisah. Usahakan berada dalam satu area agar suara/kicauan mereka dapat saling terdengar. Usahakan satu sama lain tidak diperlihatkan terlebih dahulu. Disini fungsi kain penutup sangkar (kerodong) berperan. Setelah terjadi saling sahutan, biarkan sampai irama kicauan mereka seirama. (biasanya diperlukan waktu sekitar 2 sampai 3 hari, tetapi ini juga tidak mutlak, tergantung kondisi dilapangan). Dalam kondisi ini dianjurkan untuk memberian pakan hidup dan nutrisi yang cukup agar burung siap dikawinkan, sehingga mempermudah proses penjodohan.

Setelah ada keseimbangan irama kicauan diantara mereka, pertemukan mereka dengan tahapan gradual sbb:

a. Buka masing-masing kerodong dengan jarak antara kedua sangkar berjauhan 4 meter. Jangan terburu-buru untuk langsung mempertemukan mereka. Karena indukan Jantan dapat menyerang bahkan dapat membunuh indukan Betina. Kegiatan menjodohkan ini akan berlangsung berhari-hari, bahkan dalam hitungan minggu.

b. Setelah proses ini berjalan dengan baik dan terjadi kemajuan satu sama lain, tempatkan sangkar lebih dekat lagi. Misalnya persempit jarak sangkar mereka menjadi 1 meter – 2 meter. Biasanya kalo kedua burung sudah saling cocok, Individu Jantan akan memperlihatkan bahasa tubuh, seperti mengibas-kibaskan ekornya dan menampilkan suara yang merdu untuk menarik perhatian individu betina.

c. Jika reaksi indukan betina hanya berdiam diri di atas tangkringan saja, itu menandakan ia belum siap untuk kawin. Proses ini membutuhkan kesabaran.

d. Jika reaksi indukan betina mengambil posisi membungkuk dan melebarkan kedua sayapnya, itu menandakan sudah benar-benar siap untuk kawin.

e. Jika keadaan seperti point di atas, segera masukkan kedua indukan dalam kandang penangkaran yang besar. Keluarkan betina dari dalam sangkar, sedangkan indukan Jantan usahakan masih didalam sangkar yang digantung di dalam kandang besar. Biarkan proses penjodohan ini berlanjut sampai indukan Betina benar-benar siap untuk dikawinkan. Biasanya indukan betina akan sering hinggap disekitar sangkar indukan Jantan.

f. Setelah fase penjodohan memperlihatkan kemajuan yang baik, anda tidak perlu khawatir untuk mengeluarkan indukan Jantan dari sangkar gantung.
 Dalam beberapa kejadian, jika burung telah ditempatkan bersama-sama, mereka akan cepat melakukan aktifitas perkawinan. Setelah ini berlangsung, indukan betina akan membangun sarangnya dalam waktu sehari dan akan mulai bertelur pertama kali setelah hari-hari berikutnya. Telur pertama, kedua dan ketiga biasanya merupakan telur yang tidak berproduksi atau tidak menetas.
Seringkali, jika kedua pasangan memasuki masa reproduksi, perkawinan tidak dilangsungkan secara cepat (tidak terburu-buru), sampai indukan Jantan benar-benar menerima indukan betina setelah terlebih dahulu terjadi proses penjodohan. Indukan Jantan akan tampil atraktif dan bernyanyi merdu di depan indukan Jantan, seolah olah ingin mengatakan bahwa saya seorang laki – laki. Ia juga akan memeriksa kotak sarang. Ia perlu melihat apakah kotak sarangnya akan dapat menjadi tempat yang nyaman. Selanjutnya ia akan masuk ke dalam kotak sarang dan memperhatikan dengan seksama untuk waktu yang lama, kemudian akan berkicau dengan pelan seolah memanggil induk betina dan menyuruhnya masuk ke dalam kotak sarang.
Apabila induk Jantan meninggalkan kotak sarang, induk betina akan memeriksa kenyamananya, tetapi ia jarang keluar dari kotak sarang sebelum sang Jantan benar-benar membangun sarangnya.
Idealnya, burung harus membangun sarangnya beberapa hari setelah saling mengenal. Biasanya induk Jantan yang mulai menyusun sarang. Setelah separuh dari sarang terkumpul, induk betina akan segera keluar sarang dan mulai menyelesaikan sarangnya.
Biasanya, setelah 2 hari berlangsung sarang akan selesai dan induk betina akan beristirahat. Setelah kurang lebih 4 hari, induk betina akan mulai bertelur. Dalam sehari ia akan bertelur sekali. Jumlah telur yang akan dierami 3 dampai 4 telur. Bahkan ada yang sampai berjumlah 5 telur. Saat jumlah telur sudah mencapai 3 butir, induk betina biasanya sudah mulai melakukan pengeraman.

Kicau Mania Murai Batu

Mengenali Burung Cucak Ijo

Merupakan salah satu burung berkicau, yang mempunyai banyak penggemar dengan warna bulu yang khas yaitu warna hijau, dan ciri bagian bawah paruh berwarna hitam untuk burung jantan. Burung Cucak Ijo banyak ditemui di Pulau Jawa, Sumatera, Bali, dan Kalimantan. Burung ini hidup berkelompok di Hutan dan terbang dari satu pohon ke pohon lain.

Kicau Mania Burung Cucak Ijo

"kicau mania cucak hijau"
Kicauan burung Cucak Ijo sanagt merdu dan bisa meniru suara berbagai jenis burung lain. Karena itu, untuk mendapatkan burung Cucak Ijo yang memiliki kualitas lomba dan punya suara (senjata) tonjolan yang keras, oleh penghobi suara Cucak Ijo, diisi dengan suara master burung lain. Misalnya saja, master cucak Jenggot, Love Bird, Cililin, Punglor Merah dan lain sebagainya.

Meskipun termasuk bangsa burung liar, namun burung Cucak Ijo sangat mudah dijinakkan. Bahkan sangking jinaknya, cucak ijo cepat akrab dengan manusia (perawatnya). Cucak Ijo paling suka makanan dari jenis serangga seperti jangkrik, kroto, ulat dan buah-buahan sebagai makanan pokok.

Burung ini dengan nama latin Chiropsis sonerati ini, senang hidup di hutan lebat. Di Indonesia terutama di daerah Malang, Banyuwangi, dan Kepulauan Sunda Besar terdapat banyak jenis burung Cucak Ijo. Di Jawa dan Bali terdapat tiga jenis, sedangkan di Kepulauan Sunda Besar ada tujuh jenis.

Jenis burung Cucak Ijo, ada yang menyebut Cipoh atau Cipo, yang terbagi lagi Cipoh Jantung dan Cipoh Kucat. Jenis ini merupakan kelompok Genus Aeghitina. Sedangkan jenis lainnya adalah Cica Daun Kecil dan Cica Daun Besar, atau umum disebut Cucak Ijo.

Untuk membedakan burung Cucak Ijo jantan dengan betina cukup mudah. Seperti disebutkan diatas, burung Cucak Ijo jantan di bagian leher atau di bawah paruh terdapat bulu hitam melingkar seperti kalung, sedangkan betina hanya ada warna kuning tipis di bagian leher dan tidak ada warna hitam.

Burung Cucak Ijo jantan dan betina sama-sama memiliki suara keras. Namun, burung Cucak Ijo jantan akan terlihat karakter fighternya, jika didekatkan dengan burung Cucak Ijo jantan lainnya. Variasi lagunya akan muncul, untuk menunjukkan sifat jantannya, ditandai dengan perkembangan bulu di bagian kepala. Burung ini sangat mudah beradaptasi dengan lingkungan baru, ia tidak mudah stress dan rajin berkicau. Tetapi jika sedang istirahat (tidur), jangan sekali-sekali membuat burung ini terkejut. Ia tidak hanya menjadi stress, tapi bisa lemas dan berakibat pada kematian.

Keunikan burung Cucak Ijo bermain di air, menjadikan bulu tubuhnya menjadi lembut. Bulu tubuhnya akan rontok (ngurak) pada bulan Januari-Juli.

kicau mania cucak hijau


"jalak bali"
Radja Kicau - Jalak Bali biasanya berkembang biak bersamaan dengan musim hujan. Karena pada musim tersebut tersedia banyak pakan alam di habitatnya dan juga suhu serta kelembabannya dimungkinkan cukup ideal dalam keberhasilan penetasan telur. Ada 3 unsur masa berkembang biak menurut buku sukirman.

Cara Jalak Bali Berkembang Biak

                                                                      
  1. Jalak Bali melakukan perkawinan dalam bulan Oktober-Januari Jalak
  2. Bali berkembang biak pada bulan Januari-Juli, cenderung lebih dipengaruhi oleh musim hujan 
  3. Periode kembang biak Jalak Bali dimulai sejak musim penghujan, yaitu berkisar pada bulan Januari-Maret

Membuat sangkar.
 Pembuatan sarang akan dilakukan oleh si jantan dan betina yang disusun pada dasar lubang. Lubang sarang biasanya akan menempati bekas sarang yang dibuat oleh jenis burung Pelatuk atau Bultok dan atau lubang alami pada batang pohon. Bahan yang digunakan untuk membuat sarang antara lain daun-daunan, rumput kering, ranting, dan bulu burung. Jenis pohon yang umum ditempati oleh Jalak Bali untuk berkembang biak adalah pohon Talok, Walikukun, Laban dan Klumprit.

Makanan.
 Di alam bebas, pakan alam yang dikonsumsi oleh Jalak Bali dalam meniti hidup liarnya, antara lain, untuk jenis pakan berkategori hewani: Semut, telor semut, belalang, jangkrik, ulat, kupu-kupu, rayap, dan serangga tanah. Untuk pakan berkategori nabati: kerasi, bekul, intaran, daging buah kepuh, talok, trenggulun, buni, kalak, ciplukan dan kelayu.

Sekian cara jalak bali berkembang biak

"Jalak nias"

Ciri-ciri burung jalak nias jantan
Jalak nias adalah burung yang banyak tersebar di seluruh darerah di Indonesia (dulu) sekarang sudah langka. Jalak nias adalah burung yang berasal dari kelurga jalak sehingga sangat sulit di bedakan antara yang jantan dan yang betina, selain itu juga kicauan burung ini termasuk diminati banyan orang.dengan suaranya yang khas dan kencang membuat banyak peminat untuk membeli brurng ini.

Ciri ciri jalak nias jantan

  • Mempunyai tubuh sedang.
  • Paruh Kuning.
  • Lingkar sekitar matanya berwarna kuning yang membentuk topeng.
  • Warna bulu coklat keabu-abuan.
  • Bagian bawah separuh badan sampai ekor berwarna putih.
  • Seperti burung jalak lainnya, Jalak nias juga berjambul saat berkicau.
  • Suaranya keras ngeriwik, ngeplong, nembak dan variatif.
  • Jika dibandingkan jalak lainnya, Jalak nias lebih banyak mengeluarkan suara tembakan.
  • Dapat dilatih untuk menirukan suara manusia.
  • Mudah jinak.
  • Omnivora (alias pemakan apa saja)

Keadaan jalak nias sendiri semakin memprihatinkan karena perdagangan habis habisan di pasaran. Mengingat peminatnya banyak, seharusnya jalak yang bersuara merdu ini di lestarikan karena apabila tidak di lakukan pelestarian terhadap burung ini maka si abu-abu ini bisa jadi punah. Misalnya ditangkarkan seperti jalak suren.

Perkiraan saya yang jantan lebih besar, rajin bersuara, lebih mudah jinak dan memiliki badan yang lebih terlihat kekar dengan bulu yang lebih jelas warnanya (tidak pudar) sedangkan yang betina kebalikannya. Setiap hari burung ini rajin berkicau tanpa henti hanya saja yang rajin bersuara hanya satu (sepertinya yang jantan) sedangkan yang satu lebih pendiam walaupun yang ini saya beli jadi dan yang rajin bersuara saya beli muda hutan.
"  CUCAK IJO "

Cara Berternak cucak hijau (ijo) tidak lepas dari cara Membedakan cucak ijo jantan dan betina dan memahami karakteristik burung birahi agar tepat saat melakukan perjodohan. Perlu dipahami juga habitat dari cucak ijo agar lebih mudah dalam berternak. banyak hal yang mesti dipahami sebelum memutuskan untuk membuat peternakan cucak ijo. Banyak penghobi burung yang mencoba untuk berternak namun selalu gagal karena tidak memahami apa yang di inginkan burung untuk mensukseskan proses perkawinan hingga penetasan. Untuk maksud tersebut sehingga pada kesempatan kali ini Infoting akan mencoba sharing Cara Ber Ternak Burung Cucak Hijau.

Sebelum lebih jauh tentang berternak, mungkin anda juga bisa mempelajari Cara Perawatan Harian Cucak Hijau

Burung cucak hijau merupakan burung pepohonan yang suka bertengger di pohon pohon besar dan juga semak semak untuk mencari makanan. Suka bersangkar di semak belukar dan juga pepohonan yang rindang. Makanan kesukaannya adalah buah buahan seperti Pisang, Pepaya, Apel, buah Per dan sejenis serangga seperti Belalang, Jangkrik, Ulat, Orong Orong, cacing dan telor semut (angkrang) alias Kroto.

Setelah memahami habitat atau tempat tinggal cucak hijau, selanjutnya adalah membedakan cucak hijau jantan dan Betina. ciri-ciri burung Cucak Hijau kelamin jantan dapat dilihat dari postur tubuh yang panjang serasi, ekor lebih panjang, tulang belakang dan supit kecil rapat, warna bulu lebih tegas, paruh berwarna gelap, warna bulu di bagian bawah leher berwarna hitam dan membentuk topeng pada wajahnya, mata besar melotot, bentuk kepala lebih besar dan bergerak lincah.
Sedangkan yang betina lebih terlihat kalem dan tidak bertopeng.

Cara Menjodohkan cucak hijau berbeda dengan Cara ber Ternak Kenari, salah satunya adalah burung harus berjodoh, berikut ini adalah cara menjodohkan burung Cucak Hijau:
Hari pertama diberi EF yang lebih dari biasanya, misalnya : jantan betina diberi masing-masing 10 ekor jangkrik dan 10 ekor cacing dengan tujuan agar keduanya terpacu birahinya.
Hari kedua, jatah jantan tetap dan jatah betina dikurangi, misal 10 : 5, hal ini ditujukan untuk tetap menjaga birahinya
Hari ketiga jatah jantan ditambah dan jatah betina dihilangkan. Tujuannya pada saat si jantan birahi, dia akan memainkan EF di mulutnya, dan pada saat yang bersamaan si betina kelaparan karena tidak mendapat jatah makan, sehingga si betina akan berusaha meminta jatah makan dari si jantan.

Proses ini bisa dilanjutkan untuk beberapa hari ke depan. Lamanya tergantung burung itu sendiri, bisa sehari, 2 hari atau mungkin 1 bulan belum jodoh.
Proses penjodohan ini dilakukan selama hampir sebulan sampai jantan betina mau bercampur tanpa tarung lagi.

Untuk mengetahui apakah mereka bisa akur atau tidak, sesekali mereka dicampur terutama di saat dimandikan di karamba. Kalau mereka tidak tengkar, maka bisa dicoba dijadikan satu. Kalau masih ada tanda-tanda bertengkar, maka perlu dipisah lagi. Lakukan hal itu sampai burung benar-benar mau dikumpulkan jadi satu tanpa saling serang.

Setelah siap untuk dijodohkan dan tidak bertengkar lagi maka selanjutnya tinggal anda campurkan saja untuk proses perjodohannya.

Kandang tempat penangkaran
Pokok bahasan ini adalah hal yang sangat penting karena ini soal habitat dan kebiasaan tinggal burung. Kandang tempat penangkaran berbeda dengan sangkar perawatan. bila burung kenari bisa diternak dengan sangkar kecil sama dengan sangkar perawatan, namun burung cucak hijau membutuhkan sangkar yang lebih besar ukurannya.
Berdasarkan pantauan kami dilapangan mereka yang sukses berternak cucak hijau memiliki kandang dengan ukuran tinggi 2,5 meter dan lebarnya 3 meter dimana didalam kandang itu ditanami pohon pohonan untuk bertengger, jenis pohon dalam pot bisa pohon belimbing, mangga, sawo yaitu jenis pohon yang rindang.


Sediakan tempat bertengger, Tempat menaruh sangkar yang terbuat dari bambu dan juga bahan sangkar dari sejenis serabut.

Selalu dipantau makanan yang tersedia baik buah buahan maupun ekstra food, karena makanan adalah hal yang sangat penting dalam kesuksesan ber ternak cucak hijau.

Itu dulu tips dari kami Cara Berternak Cucak hijau, setelah menyiapkan Kandang, mengetahui cucak hijau jantan dan betina, cara menjodohkan cucak hijau maka selanjutnya tinggal anda pantau perkembangan cucak hijau anda. Apakah mau kawin, mau membuat sangkar, mau bertelur, mau mengeram dan mampu menetaskan telur, setelah menetas biarkan beberapa hari di suapin oleh indukannya. Yang paling penting adalah harus terus tersedia makanan dengan cukup
Burung Merpati adalah burung yang sangat mudah untk dipelihara,karna dapat dilepas liyarkan dan dapat kembali kesarangya tanpa takut kesasar.Burung merpati juga gampang untuk dirawat.ini ada beberapa cara untuk berternak merpati antara lain:

Memilih indukan dan Pejantan unggulan agar menghasilkan keturunan yang bagus dan maksimal.serta ada beberapa tips untuk memilih burung merpati:

Tips Beternak Merpati Dengan Benar

"Beternak Merpati"

1. Tentu saja burung yang kamu beli itu harus sehat.ciri burung merpati yang sehat adalah memiliki bulu yang bagus. bagian ujung sayapnya tidak melor alias turun. bila di tangkap dengan tangan tenaga reaksi/perlawanan besar.

2. Usahakan jangan membeli burung merpati yang sudah tua, ini tidak bagus bagi yang sekedar membeli untuk disembelih maupun untuk diternak.

ciri-ciri burung merpati yang telah berusia senja/tua adalah sebagai berikut, daging di sekitar paruh yang kelihatan tebal. bagian lubang hidungnya juga terlihat ada kerutan daging tebal. bila di cermati paruhnya sudah ngak kilat.

3. Bila saat kamu memilih diantara banyak burung yang ada dalam satu sangkar, jangan terlalu dekat dengan sangkarnya dulu. ambil beberapa langkah ke belakang dan cermati perilaku si burung merpati dari kejauhan. yang mesti kamu perhatikan adalah burung yang menjadi raja didalam sangkar, atau yang memiliki sifat paling domininan

4. Pelajari ciri-ciri antara induk pejantan dan induk betina, induk pejantan biasanya memiliki paruh yang lebih tebal, lehar lebih besar, kepala yang lebih panjang dan besar. bulu disekitar lebih yang mengkilap. bila didekatkan burung lain pejantan/betina lain dia akan bekur (berkutut).

Berternak merpati gampang gampang susah,Beternak merpati memiliki dua metode di antaranya dengan cara dikandangkan dalam jangka waktu yang lama dan ada juga yang dilepas begitusaja.untuk burung yang akan dilepas harus burung yang sudah jinak dan siap untuk di ternakkan
" Burung Kicau Liar"
Cara Menjinakkan Burung Kicauan Liar,  burung baru apalagi burung dari hasil tangkapan hutan pasti membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan barunnya, tidak jarang burung tangkapan hutan mati beberapa hari setelah di tangkap, biasanya burung tersebut mati karena beberapa faktor diantaranya :

Memandikan Burung Secara Rutin
Diusahakan dalam memandikan burung dengan cara memasukkannya dikaramba dengan waktu agak lama. Kalau dia nggak mau mandi sendiri, semprot pakai semprotan sampai basah kuyup, tidak masalah dia kelabakan kesana-kemari saat disemprot sampai benar-benar basah kuyup hingga menggigil kedinginan dan nggak kelabakan lagi. Biarkan dulu dia di karamba, sampai bulu agak kering, tapi kalau Anda tergesa-gesa mau pergi, masukkan langsung ke sangkar juga nggak apa-apa, dan gantung di tempatnya, kalau sempat, lakukan “pemandian” itu pagi dan sore.

Tips Sederhana Menjinakkan Burung Kicau Liar

Memandikan Burung Liar Hingga Basah Kuyup:

a. Untuk mempercepat burung lapar. Dengan mengombinasikan dengan cara nomer 3 di bawah maka burung akan semakin merasa tergantung pada kita. Pada saat yang sama, kita bisa cepat membuat burung lapar tetapi tidak kekurangan nutrisi (beda kan kalau kita memang sengaja tidak memberi pakan burung secara rutin atau cukup, yang dalam hal ini burung benar2 kekurangan semua nutrisi. Kalau dengan memandikan, maka rasa lapar hanya disebabkan dia terlalu banyak membakar karbohidrat untuk memanaskan tubuh).


b. Pada saat burung basah kuyup, ada pembelajaran pada burung bahwa meskipun dia hanya bisa diam, kenyataannya kita (manusia) yang berlalu lalang di dekatnya, bukan merupakan ancaman.
Proses penjinakan adalah proses pembelajaran domestikisasi.


Kalau kita takut burung lecet-lecet saat itu dan tidak memaksakan proses pembelajaran, maka burung akan terlalu lama giras dan bisa-bisa giras sepanjang masa. Kalau ini yang terjadi, ketika burung selalu gerabakan saat dibawa-bawa, maka yang stress bukan hanya burungnya, tetapi juga kita yang punya burung yang selalu gerabakan.
Menggantung Sangkar Burung Liar
Gantangkan saja burung anda ditempat yang banyak dilalui orang, jangan di gantang ditempat yang sepi karena burung anda takut akan nabrak-nabrak dan akan rusak bulunya, akan tetapi gantang burung liar tersebut agak tinggi usahakan secukupnya jangan terlalu tinggi sekali dan jangan terlalu rendah yang penting banyak dilalui oleh orang disekitarnya.Lakukan hal tersebut setiap hari, kira-kira 5 atau sampai 1 minggu coba gantungan agak diturunkan dan seterusnya setiap minggu makin turun dan makin turun.
"Kenari Jantan dengan Kenari Betina"
Cara membedakan jenis kelamin burung kenari jantan dan betina bisa sobat tengok dimulai dari kenari berumur 3 hari. Pertama, bila pembuluh vena di sebelah perut dapat turun menuju dubur maka bisa dipastikan burung ini yaitu jantan. Pembuluh vena ini tak lagi terlihat pada kenari betina. Baiknya perihal ini dikerjakan sebelum saat kenari jantan tersebut tumbuh bulu.

Tips Ternak Burung Kenari Ala Radja Kicau

Langkah yang kedua, yakni dengan melihat anakan burung kenari yang dapat melompat sangat jauh dikarenakan perihal ini mengisyaratkan jenis kelamin jantan. Langkah ini dikerjakan dengan menyimpan pada handuk serta sejajarkan seperti posisi kuda balap yang ada pada pacuan kuda.

Langkah ketiga, yakni bedakan memperhatikan pusat kaki bawah yang panjang sesaat yang lain mempunyai 3 telapak kaki yang mempunyai panjang yang sama. Di antara yang mempunyai pusat kaki yang panjang dapat sukar untuk berhimpun dengan yang lain serta ini yaitu kenari jantan. Kenari betina lebih gampang untuk berhimpun dikarenakan ketiga telapak kakinya mempunyai ukuran yang sama.

Langkah yang keempat, yakni dengan lihat tulang belakang burung. Di selama tulang belakang kenari jantan warnanya lebih kaku serta lebih pekat. Untuk yang betina warnanya kaku serta pekatnya tidak hingga selama tulang belakang.

Langkah kelima, yakni memperhatikan wujud kepala kenari sebelum saat tumbuh bulu. Liatlah ke sisi kepala mereka. Untuk yang jantan lebih pipih ( datar ). Untuk yang betina lebih bulat. Lebih kurang umur 6 – 7 hari anak2 kenari tersebut mulai buka mata. Bila jantan maka matanya sejajar dengan paruhnya. Untuk yang betina, letak mata di atas paruh yang mengakibatkan penampilan kepalanya lebih bundar.

Cara lain untuk membedakan jenis kelamin kenari juga bisa dengan cara memperhatikan bentuk duburnya. Bila tampak lebih menonjol maka kenari tersebut yaitu jantan, serta apabila tampak agak rata maka kenari tersebut yaitu betina.